- Kyai Gaul Batam Siap Meriahkan PENAIS Award 2025 di Jakarta
- Daeng Yusuf alias Kyai Gaul Batam Jadi Peserta dan didapuk jadi Penilai Karya Digital
- Kyai Gaul Batam: Sang Inovator Digital dan Pionir Dakwah Kontemporer Meramaikan Kancah Nasional!
- Rutan Kelas IIA Batam Bersemangat: Penyuluh Bimbing Warga Binaan Kuasai Fardhu Kifayah Mensholatkan
- Petugas Imigrasi Cilacap Sambangi KUA Belakang Padang: Pernikahan Campuran Jadi Sorotan Utama!
- Gebrakan Baru di Batam: GASSPol Ajak Semua Meramaikan Dunia Digital Kemenag!
- Mancing Ngarong V Semarak! Dialog & Bakti Sosial Sambut Hari Bakti TNI AU ke-78
- Subuh Berjamaah Ke-51 di Nongsa: Ada Apa di Masjid Darunnajah Pagi Ini?
- SEMEDI CINTA Kyai Gaul Batam: PAI Award Nasional 2025
- Rapat Pokjaluh Kemenag Kota Batam 2025:
Kemungkinan Kodak Batal Jual Paten

New York - Kodak berencana menjual sebagian dari paten-patennya guna melindungi perusahaannya dari kebangkrutan. Namun belakangan, sang pionir di dunia fotografi ini menimbang ulang rencana tersebut.
Dilaporkan bahwa Kodak bisa jadi hanya menjual sebagian paten digital imaging yang hendak dilepas, atau malah tidak menjualnya satupun, demikian seperti dikutip detikINET dari AllThingsD, Senin (20/8/2012).
Kabar ini menyusul pemberitaan sebelumnya yang mengatakan bahwa Kodak telah menunda pengumuman hasil penjualan patennya. "Kodak belum mencapai kepastian atau persetujuan untuk menjual portofolio paten digital imagingnya, "ujar Kodak dalam sebuah pernyataan.
Suara resmi tersebut menyugestikan bahwa lelang paten yang sudah berjalan tidak berjalan sesuai harapan perusahaan yang berbasis di Rochester, New York, Amerika Serikat ini.
Sebuah sumber yang mengetahui hal itu mengatakan bahwa tawaran yang datang untuk portofolio ini hanya berada di bawah angka USD 2 miliar.
Sebelumnya, Wall Street Journal pernah melaporkan bahwa tawaran awal datang dari dua konsorsium, di mana dipimpin oleh perusahaan raksasa, Google dan Apple.
Seperti diketahui, Kodak berjuang keras menyelematkan 'nyawa' perusahaan. Selain menjual sebagian dari 1.100 patennya, Kodak juga telah keluar dari bisnis kamera dan beralih ke digital printing serta penciptaan aplikasi-aplikasi baru di bidang tersebut.









