- Kyai Gaul Batam Siap Meriahkan PENAIS Award 2025 di Jakarta
- Daeng Yusuf alias Kyai Gaul Batam Jadi Peserta dan didapuk jadi Penilai Karya Digital
- Kyai Gaul Batam: Sang Inovator Digital dan Pionir Dakwah Kontemporer Meramaikan Kancah Nasional!
- Rutan Kelas IIA Batam Bersemangat: Penyuluh Bimbing Warga Binaan Kuasai Fardhu Kifayah Mensholatkan
- Petugas Imigrasi Cilacap Sambangi KUA Belakang Padang: Pernikahan Campuran Jadi Sorotan Utama!
- Gebrakan Baru di Batam: GASSPol Ajak Semua Meramaikan Dunia Digital Kemenag!
- Mancing Ngarong V Semarak! Dialog & Bakti Sosial Sambut Hari Bakti TNI AU ke-78
- Subuh Berjamaah Ke-51 di Nongsa: Ada Apa di Masjid Darunnajah Pagi Ini?
- SEMEDI CINTA Kyai Gaul Batam: PAI Award Nasional 2025
- Rapat Pokjaluh Kemenag Kota Batam 2025:
Film Dirilis, Dewi Lestari Deg-degan Menunggu Pemutaran

Jakarta - Penulis novel laris "Perahu Kertas", Dewi Lestari, mengaku tegang menjelang penayangan perdana film Perahu Kertas di bioskop hari ini. "Sangat deg-degan," kata penulis dengan nama pena Dee itu usai jumpa pembaca novel Perahu Kertas di Gramedia Matraman, Jakarta, Kamis. Film yang diangkat dari novel setebal 456 halaman itu sudah tayang khusus untuk media dan undangan Rabu (8/8/2012) lalu.
"Kalau yang kemarin kan baru wartawan dan undangan, tetapi kalau sekarang yang dihadapi real judgment (penilaian nyata), sekarang penonton yang menilai. Lama film tayang di bioskop kan ditentukan dari penonton," kata Dee.
Film Perahu Kertas disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Artis muda Maudy Ayunda dan Adipati Dolken yang pernah beradu akting di film Malaikat Tanpa Sayap menjadi pemeran utama film tersebut.
Meskipun ada beberapa adegan film yang berbeda dengan kisah dalam novel namun Dee mengatakan hampir 80 persen jalan cerita film Perahu Kertas sama dengan novel.
"Kalau ada yang protes itu risiko ya, pasti ada dan buat saya itu wajar. Komparasi pasti terjadi. Tetapi sebagai film, Perahu Kertas solid," kata ibu dua anak itu.
Video Terkait:









